MENDIKBUD BILANG SIAPA KETAHUAN BELI PULSA DANA PIP DIHENTIKAN

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Mendikbud RI), Prof Dr Muhadjir Effendy MAP bersama Wakil Gubernur Sumut (Wagubsu) Brigjen TNI (Purn) Dr Hj Nurhajizah Marpaung, SH, MH dan Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S M.Si diwakili Kadis Pendidikan Kota Medan, Drs Hasan Basri, menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dalam bentuk Kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) kepada 1200 Pelajar SMP Kota Medan khususnya di Wilayah Medan Utara.

Penyerahan KIP berlangsung di SMP Negeri 5 Medan, merupakan Program Indonesia Pintar (PIP) yang diprioritaskan Presiden RI Joko Widodo di halaman SMPN 5 Jalan Stasiun, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, dihadiri Dirjen Pendidikan Dasar Menengah, Hamid Mohammad Phd, Dirjen Pembinaan SMP Dr Supriano MED, Kadis Kominfo Zain Noval SSTP MAP, Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Medan, Sahbilal Mpd, Pimpinan Cabang BRI Medan I Nyoman Gede Arta, dan Camat Medan Labuhan Arahman Pane.

Mendikbud Bilang Siapa Ketahuan Beli Pulsa Dana PIP Dihentikan

“Pemerintah berharap dana PIP ini digunakan untuk membeli perlengkapan sekolah seperti buku, tas dan sepatu siswa. Jangan dana PIP ini dibelikan pulsa, apalagi para orang tua memakainya untuk membeli rokok, jika ketahuan maka penyalurannya akan dihentikan. Karena itu, pengambilan harus tetap didampingi,” kata Mendikbud, Prof Muhadjir Effendy. Menyinggung tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), kata Mendikbud RI, para siswa harus ditingkatkan. Artinya, harus ada terobosan bagi sistem belajar mengajar di sekolah, salah satunya proses belajar mengajar tidak hanya dilakukan di dalam kelas, tapi juga dapat dilakukan di luar kelas.
Ads
Saat ini, Pemerintah menerapkan kebijakaan baru tentang penerapan guru mengajar 8 jam/hari. Dengan kebijakan ini, guru bisa fokus mengajar di satu sekolah saja. Artinya, selama 8 jam/hari di sekolah, guru dapat melakukan 5 tugas guru, dan bentuk tatap muka guru dan siswa tidak harus dalam bentuk pemberian materi dalam kelas, tapi bisa berupa bimbingan, konsultasi, ekstra kulikuler dan sebagainya,” ungkap Prof Muhadjir Effendy.
Walikota Medan diwakili Kadis Pendidikan Drs Hasan Basri mengucapkan selamat datang kepada Mendikbud RI, Prof Dr Muhadjir Effendy, dalam sosialisasi dan penyerahan Kartu Indonesia Pintar bagi siswa SMP di Kota Medan.
“Semoga KIP ini dapat dimanfaatkan para siswa yang kurang mampu dalam mendukung proses belajar mengajar. Program yang berguna untuk mewujudkan Indonesia Pintar, tanpa ada anak-anak yang putus bersekolah dan mereka tuntas mengeyam pendidikan sesuai dengan wajib belajar 12 tahun,” kata Hasan Basri
Sumber: www.gosumut.com
LIKE & SHARE

0 Response to "MENDIKBUD BILANG SIAPA KETAHUAN BELI PULSA DANA PIP DIHENTIKAN"

Posting Komentar