ATURAN BARU PENCAIRAN TUNJANGAN PENGHASILAN GURU

Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel, telah menyusun aturan baru terkait pencairan tunjangan tambahan penghasilan guru. 

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel, Irman Yasin Limpo mengatakan, aturan pemberian tunjangan terhadap guru itu, tengah disusun kembali. Salah satu aturan baru itu, yakni pembayaran terhadap tunjangan guru, tidak lagi dibayarkan setiap bulan. 

"Aturan yang baru yang sudah disusun, pembayaran terhadap tunjangan penghasilan guru baru kita akan bayarkan setiap akhir tahun, atau kita rapel 6 bulan sekali," ujar Irman Yasin limpo.

Aturan Baru Pencairan Tunjangan Penghasilan Guru 

None, sapaan akrab Irman Yasin Limpo melanjutkan, pembayaran tunjangan penghasilan guru enam bulan sebelumnya dicairkan bertahap. Tahapannya mulai dari Bank Sulselbar yang akan melakukan transfer ke kabupaten/kota, dan selanjutnya dibagikan kepada para guru.

Dengan pemberian tunjangan penghasil guru tersebut, None meminta kepada seluruh guru untuk meningkatkan kinerja dan kualitas mengajarnya. Tidak lagi asal-asalan dalam mengajar dan mendidik siswa. 

"Seluruh guru haru fokus pada tugas mengajar dan mendidik di sekolah, yang paling penting guru harus berhasil mendidik siswanya," tukasnya. 

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Sulsel, Andi Arwin Azis mengatakan, tahapan pencairan gaji tambahan guru menyesuaikan usulan Disdik. 

"Anggaran untuk tunjangan tambahan itu sebenarnya bisa dikucurkan lebih cepat. Bisa saja dari awal tahun. Tapi dasar hukumnya yang lama kita diproses. Anggaran tahun ini Rp23 miliar," ujarnya.

LIKE & SHARE

0 Response to "ATURAN BARU PENCAIRAN TUNJANGAN PENGHASILAN GURU"

Posting Komentar