Terharu, Pengin Nangis Lihat Perjuangan Guru Disabilitas Ini

Cacat fisik sejak lahir tidak membuat Untung (42) patah semangat untuk berkarya mengisi hari-harinya. Untung mengajar di sebuah sekolah swasta, Madrasah Tsanawiyah Miftahul Ulum di Sumenep, Jatim.

Dia tetap semangat mengajar meski dalam kondisi keterbatasan fisik dan mendapat posisi sebagai guru honorer. Sejak lahir Untung memang tidak memiliki kedua tangan. Namun semangat mengabdi terhadap dunia pendidikan tetap dijaganya.

Terharu, Pengin Nangis Lihat Perjuangan Guru Disabilitas Ini - JPNN.COM

Untung sudah puluhan tahun mengajar dengan status guru honorer. Selama ini, ayah dari dua anak ini melakukan segala sesuatu lakukan kedua kakinya. Namun siapa sangka, kedua kakinya begitu cekatan, sama dengan orang normal lainnya.

Termasuk mulai membuka tas, buku ajaran bahkan menulis di papan tulis Guru honorer ini mengaku, sudah puluhan tahun mengajar. Menurut Untung, meski cacat fisik, dia memiliki keinginan kuat untuk membantu mencerdaskan bangsa, walau dengan gaji kecil sekalipun.

"Untuk memenuhi tambahan kebutuhan keluarga sehari-hari saya beternak burung love bird," kata Guru Untung.

Sementara itu, Kepala Madrasah Tsanawiyah Miftahul Ulum, Mohamad Toyib mengatakan, tidak ada perbedaan perlakuan terhadap Untung dengan guru guru yang lain di sekolah.

Siswa-siswi yang mereka didik justru sangat senang ketika mata pelajaran Guru Untung.

Sebab, guru honorer ini dikenal sangat humoris. Bahkan dengan keterbatasan fisik, dia mampu menulis bagus, meski dengan menggunakan kakinya.
Sumber: www.jpnn.com
loading...
LIKE & SHARE

0 Response to "Terharu, Pengin Nangis Lihat Perjuangan Guru Disabilitas Ini"

Posting Komentar