Sekolah Wajib Terima Siswa yang Memiliki KIP

Sekolah diwajibkan menerima pendaftaran anak usia sekolah pemilik Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang tidak bersekolah sebagai calon peserta didik (warga belajar) pada rentang pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Juga harus diusulkan sebagai calon penerima dana Program Indonesia Pintar (PIP).

Hal tersebut diamanatkan dalam Peraturan Bersama antara Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, dan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Nomor: 07/D/BP/2017, dan Nomor: 02/MPK.C/PM/2017 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Program Indonesia Pintar Tahun 2017.

Sekolah Wajib Terima Siswa yang Memiliki KIP - JPNN.COM

Menanggapi peraturan bersama tersebut, Muhammad Seno, Warga Belajar Pendidikan Kesetaraan Paket B, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kartini, Kota Malang, Jawa Timur, menyambut baik adanya regulasi pemerintah dimaksud.

“Kami senang ada peraturan itu. Kami yang tidak sekolah bisa ke sekolah lagi,” kata Seno, Kamis (25/5).

Pendapat sama juga disampaikan Ubaidilah Rohma, siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Kota Malang, Jawa Timur.

“Peraturan tersebut sangat mendukung kami. KIP sangat membantu kami dan memberikan semangat kami dalam belajar. Kami tidak perlu khawatir lagi memenuhi kebutuhan sekolah dan tidak ada alasan lagi untuk putus sekolah,” jelas Ubaidilah.

Sedangkan Rifka Febriana Hidayatul Kamil, siswa dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 5, Kota Malang, Jawa Timur, mengajak kepada seluruh siswa untuk terus bersekolah karena sudah ada PIP.

Prioritas sasaran penerima manfaat PIP adalah peserta didik berusia enam sampai dengan 21 tahun yang memiliki KIP berasal dari keluarga miskin/rentan miskin, dan/atau dengan pertimbangan khusus seperti berasal dari keluarga peserta Program Keluarga Harapan (PKH), keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Peserta Didik yang berstatus yatim piatu/yatim/piatu dari sekolah/panti sosial/panti asuhan.
Kemudian peserta didik yang terkena dampak bencana alam, Inklusi, korban musibah, dari orang tua PHK, di daerah konflik, dari keluarga terpidana, berada di LAPAS, memiliki lebih dari tiga saudara yang tinggal serumah. Juga peserta pada lembaga kursus atau satuan pendidikan nonformal lainnya, dan peserta didik SMK yang menempuh studi keahlian kelompok bidang Pertanian, Peternakan, Kehutanan, dan Pelayaran/Kemaritiman.

Demikian informasi yang kami sampaikan yang kami lansir dari www.jpnn.com . Silahkan like fanspage dan tetap kunjungi situs kami di www.kompasnesia.com. Kami akan selalu memberikan berita terbaru, terhangat, terpopuler, dan teraktual yang diperoleh dari berbagai sumber yang terpercaya. 

Terima Kasih atas kunjungan anda Semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat dan terima kasih. Untuk info terbaru lainnya silakan kunjungi laman DISINI..!

Mohon Dishare agar semua rekan - rekan kita tahu

Baca juga informasi terkait di bawah yang juga sangat menarik

loading...
LIKE & SHARE

0 Response to "Sekolah Wajib Terima Siswa yang Memiliki KIP"

Posting Komentar