Kejujuran Kepala Sekolah Sangat Kita Harapkan

Sebuah berita kecil tapi penting, dimuat di halaman Serambi Kutaraja, Minggu kemarin. Judulnya, tentang kepala SMA/SMK dan MA di Kota Banda Aceh, Aceh Besar, dan Kota Jantho yang ikut sosialisasi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Sosialisasi itu dilaksanakan oleh Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) di Geduang AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh.
Namun, substansi penting dari berita itu adalah warning dari Rektor Unsyiah, Prof Dr Samsul Rizal MEng yang mengingatkan para kepala SMA/SMK/MA agar jujur dalam pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) sebagai syarat mutlak bagi seorang lulusan sekolah menengah atas untuk bisa ikut SNMPTN tahun ini.
Peringatan itu menjadi penting, karena seperti diungkapkan Profesor Samsul, tahun lalu Unsyiah telah memanggil 83 kepala sekolah untuk membuat surat pernyataan, karena dinilai tidak jujur dalam pengisian data PDSS. Diharapkan hal itu tidak terulang lagi.

Kejujuran Kepala Sekolah Sangat Kita Harapkan

Lantas apa sanksinya jika tindakan tak terpuji itu diulang? “Jika nantinya terulang, maka lulusan dari 83 sekolah tersebut tidak akan diterima di Unsyiah melalui jalur SNMPTN meskipun sudah lulus seleksi. Ini dilakukan agar menjadi pembelajaran bagi sekolahnya dan adik-adik kelasnya,” tegas Rektor Unsyiah.
Apa yang disampaikan Rektor Unsyiah itu sungguh sebuah peringatan (warning) untuk diindahkan dan tak boleh dipandang enteng oleh seluruh kepala sekolah menengah atas di Aceh. Terlebih oleh 83 kepala sekolah yang tahun lalu terbukti berbuat curang.
Sangatlah penting dicamkan apa yang ditegaskan Rektor Unsyiah bahwa pihak SMA/SMK/MA harus bertambah jujur pada tahun 2017 ini, karena Unsyiah ingin mendidik generasi Aceh dengan kejujuran.
Pendeknya, Unsyiah yang sejak dua tahun lalu berakreditasi A tidak ingin mendidik orang-orang yang masuk secara curang ke universitas ini. Unsyiah juga tidak ingin generasi mendatang disuguhi dengan kecurangan-kecurangan.
Nah, cara jitu untuk menghindar dari praktik curang ini adalah para kepala sekolah harus menahan diri untuk tidak merasa bangga dengan angka-angka tinggi di rapor siswanya, padahal itu hasil rekayasa. Jujurlah terhadap diri sendiri dan siswa, jangan mengubah nilai rapor hanya karena siswa tersebut anak pengusaha atau pejabat. Jangan pula larut pada kebanggaan palsu hanya karena supaya sekolah kita terkesan hebat dan siswanya berprestasi tinggi.
Ketahuilah bahwa anak-anak yang nilai rapornya ditukangi agar bisa lulus SNMPTN kelak akan mengalami kesulitan dan hambatan akademis dalam perkuliahan karena pada dasarnya nilai akademiknya tidak menonjol, kecuali karena “jasa baik” kepala sekolahnya.
Maka, sudah saatnya praktik tak terpuji ini diakhiri, jangan diulangi lagi. Setiap kepala sekolah dan dewan guru wajib untuk berlaku jujur, termasuk tidak mengutak-atik data nilai siswa. Selain itu, jangan paksa siswa untuk memilih program studi tertentu. Biarkan mereka menentukan pilihannya sendiri, memilih masa depannya sendiri.
Kejujuran Kepala Sekolah Sangat Kita Harapkan).
Sosialisasi itu dilaksanakan oleh Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) di Geduang AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh.
Namun, substansi penting dari berita itu adalah warning dari Rektor Unsyiah, Prof Dr Samsul Rizal MEng yang mengingatkan para kepala SMA/SMK/MA agar jujur dalam pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) sebagai syarat mutlak bagi seorang lulusan sekolah menengah atas untuk bisa ikut SNMPTN tahun ini.
Peringatan itu menjadi penting, karena seperti diungkapkan Profesor Samsul, tahun lalu Unsyiah telah memanggil 83 kepala sekolah untuk membuat surat pernyataan, karena dinilai tidak jujur dalam pengisian data PDSS. Diharapkan hal itu tidak terulang lagi.
Lantas apa sanksinya jika tindakan tak terpuji itu diulang? “Jika nantinya terulang, maka lulusan dari 83 sekolah tersebut tidak akan diterima di Unsyiah melalui jalur SNMPTN meskipun sudah lulus seleksi. Ini dilakukan agar menjadi pembelajaran bagi sekolahnya dan adik-adik kelasnya,” tegas Rektor Unsyiah.
Apa yang disampaikan Rektor Unsyiah itu sungguh sebuah peringatan (warning) untuk diindahkan dan tak boleh dipandang enteng oleh seluruh kepala sekolah menengah atas di Aceh. Terlebih oleh 83 kepala sekolah yang tahun lalu terbukti berbuat curang.
Sangatlah penting dicamkan apa yang ditegaskan Rektor Unsyiah bahwa pihak SMA/SMK/MA harus bertambah jujur pada tahun 2017 ini, karena Unsyiah ingin mendidik generasi Aceh dengan kejujuran.
Pendeknya, Unsyiah yang sejak dua tahun lalu berakreditasi A tidak ingin mendidik orang-orang yang masuk secara curang ke universitas ini. Unsyiah juga tidak ingin generasi mendatang disuguhi dengan kecurangan-kecurangan.
Nah, cara jitu untuk menghindar dari praktik curang ini adalah para kepala sekolah harus menahan diri untuk tidak merasa bangga dengan angka-angka tinggi di rapor siswanya, padahal itu hasil rekayasa. Jujurlah terhadap diri sendiri dan siswa, jangan mengubah nilai rapor hanya karena siswa tersebut anak pengusaha atau pejabat. Jangan pula larut pada kebanggaan palsu hanya karena supaya sekolah kita terkesan hebat dan siswanya berprestasi tinggi.  Ketahuilah bahwa anak-anak yang nilai rapornya ditukangi agar bisa lulus SNMPTN kelak akan mengalami kesulitan dan hambatan akademis dalam perkuliahan karena pada dasarnya nilai akademiknya tidak menonjol, kecuali karena “jasa baik” kepala sekolahnya.
Maka, sudah saatnya praktik tak terpuji ini diakhiri, jangan diulangi lagi. Setiap kepala sekolah dan dewan guru wajib untuk berlaku jujur, termasuk tidak mengutak-atik data nilai siswa.
Selain itu, jangan paksa siswa untuk memilih program studi tertentu. Biarkan mereka menentukan pilihannya sendiri, memilih masa depannya sendiri.
Demikian informasi yang kami sampaikan yang kami lansir dari aceh.tribunnews.com . Silahkan like fanspage dan tetap kunjungi situs kami di www.kompasnesia.com. Kami akan selalu memberikan berita terbaru, terhangat, terpopuler, dan teraktual yang diperoleh dari berbagai sumber yang terpercaya. 

Terima Kasih atas kunjungan anda Semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat dan terima kasih. Untuk info terbaru lainnya silakan kunjungi laman DISINI..!

Mohon Dishare agar semua rekan - rekan kita tahu

Baca juga informasi terkait di bawah yang juga sangat menarik
loading...
LIKE & SHARE

0 Response to "Kejujuran Kepala Sekolah Sangat Kita Harapkan"

Posting Komentar