Kemendes PDTT Alokasikan Rp.311 Miliar untuk Pendidikan Desa

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertingal, dan Transmigrasi (Kemendes 8PDTT) ikut serta meningkatkan kualitas pendidikan. Melalui program Generasi Sehat dan Cerdas (GSC), Kemendes PDTT menjangkau 1,6 juta masyarakat di 11 provinsi yang belum mendapatkan pelayanan pendidikan reguler.

”Kami memberikan pelayanan bagi yang belum terlayani. Yang sudah terlayani program pemerintah, tidak kami intervensi,” ujar Direktur Pelayanan Sosial Dasar, Kemendes PDTT Hanibal Hamidi di Jakarta.
Image result for pendidikan desa

Adapun 11 provinsi yang akan disasar program itu antara lain Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku, Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Barat. Di 2016 ini, total alokasi anggaran sebesar Rp 311,583 miliar.

Hanibal menjelaskan, pendataan masyarakat desa yang mendapat bantuan program tersebut dilakukan para kader desa secara berkala.“Data yang kami ambil adalah data primer yang didapat langsung dari musyawarah desa. Dengan demikian data-data tersebut adalah data yang riil dari partisipasi masyarakat,” ungkapnya.

Dia mengakui masih banyak desa yang belum terakses kebutuhan dasar pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan koordinasi dengan Kemendikbud untuk memberikan layanan pendidikan ke seluruh masyarakat desa.

“30 persen desa belum ada PAUD, karena PAUD gagasan baru. Tapi, PAUD penting untuk tumbuh kembang. Untuk SD mungkin lebih baik ketersediaannya, tapi kita juga harus pastikan kedepan SD ada di seluruh desa,” tuturnya.

Meski demikian, sambung Hanibal, sesuai dengan fakta dan karakter di pedesaan bahwa pendidikan di desa belum dapat dipaksakan sesuai kebijakan nasional. Meskipun peningkatan kualitas layanan sosial dasar harus terus dilakukan.

”Kualitas pendidikan harapannya kami ingin meningkatkan sampai tamat SMA, tapi di tingkat desa tidak usah muluk-muluk, sampai semua warga desa tamat SMP saja sudah terpuaskan. Tapi harus dipastikan mencapai layanan publik harus terjadi,” jelasnya. 

Demikian informasi yang kami sampaikan yang kami lansir dari fajar.co.id . Silahkan like fanspage dan tetap kunjungi situs kami di www.kompasnesia.com. Kami akan selalu memberikan berita terbaru, terhangat, terpopuler, dan teraktual yang diperoleh dari berbagai sumber yang terpercaya. 

Terima Kasih atas kunjungan anda Semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat dan terima kasih. Untuk info terbaru lainnya silakan kunjungi laman DISINI..!

Mohon Dishare agar semua rekan - rekan kita tahu

Baca juga informasi terkait di bawah yang juga sangat menarik

loading...
LIKE & SHARE

0 Response to "Kemendes PDTT Alokasikan Rp.311 Miliar untuk Pendidikan Desa"

Posting Komentar