1.000 Pegawai Honorer di Daerah Ini Terima Bonus Masing - Masing 50 Juta Rupiah

Dalam rangka Peringatan Hari Pahlawan, sekitar 1.000 tenaga non-PNS atau tenaga honorer di Purwakarta mendapat bonus masing-masing puluhan juta rupiah dari pemerintah daerah setempat, Kamis (10/11).

Setiap pegawai honorer yang terdiri dari guru, penjaga sekolah, petugas kebersihan, sopir truk sampah, dan lainnya ini mendapat hadiah yang bervariasi tergantung masa kerja dan umur pegawai yang bersangkutan.

Image result for uang

Pegawai honorer yang telah mengabdi selama 20 tahun hingga 30 tahun mendapatkan reward senilai Rp 30 juta sampai Rp 50 juta, sementara pegawai yang mengabdi selama 15 tahun hingga 20 tahun mendapat reward sebesar Rp20 juta sampai Rp 30 juta dan untuk pegawai yang telah mengabdi selama masa kerja diatas 10 tahun diberikan reward sebesar Rp 10 juta hingga Rp 20 juta.

Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, menyatakan, reward ini merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta kepada pegawai yang telah mengabdikan dirinya kepada pemerintah. Menurutnya, para tenaga non-PNS ini merupakan pahlawan tanpa tanda jasa. Hal ini lantaran mereka tetap giat bekerja, meski mendapat gaji yang tidak seberapa.

"Mereka itu tidak pernah ada pamrih, terus bekerja meski gaji tidak seberapa. Keikhlasannya luar biasa," kata Kang Dedi, sapaan Dedi Mulyadi, dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (10/11).

Bupati yang kerap mengenakan pakaian dan ikat kepala khas Sunda ini menyatakan, untuk menilai pengabdian seseorang, tak perlu melihat kemampuan administratif. Yang terpenting, para tenaga non-PNS tersebut mampu mengerjakan tugas sehari-hari dengan baik.

"Kita tidak harus melihat kemampuan administrasi mereka, tetapi lihatlah kemampuan mereka mengerjakan tugas-tugas sehari-hari. Ada yang mengajar, menjaga dan membersihkan sekolah, menyapu jalan dan pekerjaan teknis lain," jelasnya.

Salah seorang tenaga non-PNS, Tasrip (43) mengaku gembira dengan hadiah yang diterimanya. Menurutnya, pemberian reward ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah yang tidak ternilai. Hal ini lantaran Tasrip yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga sekolah di SMPN I Babakan Cikao itu diketahui telah lima kali gagal lulus saat mengikuti tes CPNS pusat maupun daerah.

"Alhamdulillah saya mendapatkan hadiah dari pemda, terima kasih, saya tes CPNS tidak pernah lulus, sekarang kinerja saya selama ini diapresiasi," ungkap Tasrip.

Demikian informasi yang kami sampaikan yang kami lansir dari www.beritasatu.com . Silahkan like fanspage dan tetap kunjungi situs kami di www.kompasnesia.com. Kami akan selalu memberikan berita terbaru, terhangat, terpopuler, dan teraktual yang diperoleh dari berbagai sumber yang terpercaya. 

Terima Kasih atas kunjungan anda Semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat dan terima kasih. Untuk info terbaru lainnya silakan kunjungi laman DISINI..!

Mohon Dishare agar semua rekan - rekan kita tahu

Baca juga informasi terkait di bawah yang juga sangat menarik
loading...
LIKE & SHARE

0 Response to "1.000 Pegawai Honorer di Daerah Ini Terima Bonus Masing - Masing 50 Juta Rupiah"

Posting Komentar