Tahun Depan, PR Sekolah Ditiadakan, Diganti Dengan Ini...

Assalamulaikum Sahabat. SElamat datang di website kami. Mulai tahun depan, seluruh pelajar di Indonesia, termasuk Kaltim tak akan lagi dipusingkan dengan pekerjaan rumah (PR). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menginginkan beban akademis bagi siswa dikurangi. Sehingga kegiatan keseharian siswa bukan hanya fokus pada kepentingan sekolah saja.

Ini disampaikan Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Bidang Pembangunan Karakter Ari Budiman ditemui Kaltim Post, di Hotel Gran Senyiur Balikpapan, Jumat (14/10). “Pak Menteri (Muhadjir Effendy) menginginkan penambahan beban anak-anak dari aspek akademis itu (PR) dikurangi,” katanya.


Penghapusan PR bukan tanpa alasan. Dia menjelaskan, pemerintah menilai PR hanya menjadi beban bagi pelajar sekolah. Selain itu, pemerintah menginginkan, kegiatan pelajar di luar jam sekolah bukan untuk berkutat soal sekolah lagi.

“Ketika anak-anak pulang, ya biarkan mereka berhubungan dengan orang-orang di luar, seperti keluarga. Bukan lagi mereka harus berurusan dengan kegiatan sekolahnya,” jelasnya.

Namun, bukan berarti penghapusan PR, beban pelajar di luar sekolah murni tak ada lagi. Pemerintah akan menggantikan dengan pembentukan karakter pelajar. Dia menerangkan, penguatan karakter ini nantinya akan terintegrasi di semua kurikulum. Baik di dalam pendidikan intrakurikuler, ekstrakurikuler, kokurikuler dan nonkurikuler. Jadi, di luar jam sekolah, waktu pelajar akan diisi dengan kegiatan belajar-mengajar, bukan tugas.

“Di dalam filsafat pendidikan, kami mengenal empat olah pembentukan karakter. Yaitu olah hati, untuk menguatkan etika. Kemudian olah rasa, untuk menguatkan estetika. Ada juga olah pikir atau kemampuan akademis, seperti membaca, menulis serta pendidikan sains. Dan, olahraga, yaitu membentuk karakter fisik anak-anak. Jadi, kami lebih memprioritaskan itu semua,” terangnya.

Tapi, menerapkan penghapusan PR dinilai tidak semudah membalikkan telapak tangan. Harus bertahap. Dia membeberkan, penghapusan PR akan dumulai dari sekolah-sekolah yang telah siap dari aspek sarana dan prasarana. Baik fasilitas penunjang sekolah yang memadai dan memiliki guru yang berkualitas. Khusus Kalimantan, sekolah-sekolah di Kaltim yang paling siap.

“Di Kalimantan, provinsi dengan kualitas pendidikan yang baik banyak di Kaltim. Jadi, ada beberapa sekolah di Kaltim yang akan mulai menerapkan kebijakan itu,” bebernya.

Saat ini, sudah ada 42 sekolah dari 37 kota atau kabupaten, yang telah menerapkan tidak ada PR bagi  pelajarnya. Awal tahun 2017, dipastikan pemerintah pusat akan mulai menerapkan kebijakan itu secara nasional. “Pemerintah daerah Purwakarta sukses menerapkan tak ada PR bagi pelajarnya. Awal tahun depan (2017), kami akan segera menerapkan itu juga,” tutupnya. 

Demikian informasi yang kami sampaikan yang kami lansir dari kaltim.prokal.co . Silahkan like fanspage dan tetap kunjungi situs kami di www.kompasnesia.com. Kami akan selalu memberikan berita terbaru, terhangat, terpopuler, dan teraktual yang diperoleh dari berbagai sumber yang terpercaya. 

Terima Kasih atas kunjungan anda Semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat dan terima kasih. Untuk info terbaru lainnya silakan kunjungi laman DISINI..!

Baca juga informasi terkait di bawah yang juga sangat menarik
loading...
LIKE & SHARE

0 Response to "Tahun Depan, PR Sekolah Ditiadakan, Diganti Dengan Ini..."

Posting Komentar