Kepsek Dilarang Selipkan Amplop di Laporan Dana BOS

Sahabat Kompasnesia Selamat datang. informasi yang akan kami sampaikan kali ini adalah informasi mengenai dana BOS.
Dinas Pendidikan Luwu Utara mengajak seluruh elemen masyarakat mengawal penggunaan dana biaya operasional sekolah (BOS) di tingkat SD dan SMP. Selama ini banyak kebiasaan lazim yang digunakan kepala sekolah, tetapi sangat melanggar petunjuk teknis penggunaan BOS.

Kepala Seksi Kurikulum dan Evaluasi Dikdas Diknas Luwu Utara, Suharto mengatakan, selama empat hari ini, sosialisasi aktif dilakukan ke sekolah. ”Saya banyak turun melakukan sosialisasi kepada kepala sekolah terkait petunjuk teknis penggunaan bos kepada kepala sekolah,”kata Suharto, Kamis 6 Oktober.

Image result for praktek suap

Selama ini banyak masalah terkait dana bos yang ada di sekolah. Dana boa yang diperuntukkan bagi murid SD sebanyak Rp800 ribu setiap murid, dan SMP sebanyak Rp1 juta setiap siswa. Sementara honorarium guru juga diatur dalam juknis. Dimana honorarium guru sebanyak 15 persen dari total dana BOS.

Selain itu, beberapa point yang sangat di harapkan untuk di realisasikan dalam penggunaan dana bos. Dimana tidak ada lagi kepsek dan bendahara yang tidak paham penggunaan dana berdasarkan Juknis BOS 2016. Setiap sekolah harus memasang papan PINTAR (Pusat Informasi Transparansi Anggaran) di depan sekolah.

”Kami tidak ingin ada kepsek yang menyelipkan amplop dalam laporan pertanggung jawaban baik BOS maupun Dana Gratis,”paparnya.

Selain itu, tidak ada lagi kepsek yang memberikan amplop bagi siapa pun yang datang melakukan kunjungan di sekolah.

Jika ada oknum LSM atau Wartawan yang mengatasnamakan “Pimpinan” untuk menawarkan sesuatu segera di komunikasikan untuk klarifikasi.

”Mari kita bersama mewujudkan perubahan di dunia pendidikan khususnya dalam mengelola Uang Negara untuk generasi Luwu Utara yang lebih baik,”paparnya.


Terima kasih telah mengunjungi laman kami dan semoga informasi yang diperoleh bermanfaat
Tolong Segera dibagikan yaaaa.....
loading...
LIKE & SHARE

1 Response to "Kepsek Dilarang Selipkan Amplop di Laporan Dana BOS"