Pukul Murid Pakai Sapu, Guru SMP I Binamu Dipolisikan

Kekerasan di dunia pendidikan kembali terjadi. Empat siswi SMP Negeri I Binamu Jeneponto, Sulawesi Selatan diduga dianiaya guru mereka. Setelah musyawarah tak menemukan kata mufakat, pihak orangtua siswi akhirnya melaporkan pihak sekolah dan oknum guru ke polisi. Empat siswi SMP Negeri I Binamu mendatangi Mapolres Jeneponto untuk melaporkan kasus penganiayaan yang dilakukan seorang oknum guru. Keempat siswi ini diduga dianiaya gurunya, Bulu Tantu di dalam kelas saat mengikuti mata pelajaran bahasa Inggris.
Dalam laporannya, keempat siswi yang duduk di kelas tiga SMP ini masing-masing Riska Ade Talia, Israwati Syarif , dan Mawar Amelia Reski serta Puji Lestari Arsyad melaporkan guru bidang studi bahasa Inggris tersebut setelah dipukul menggunakan tangan dan gagang sapu di bagian leher mereka. Menurut pengakuan Puji, penganiayaan terjadi saat Bulu Tantu akan mengajar pelajaran bahasa Inggris, langsung memukul lantaran saat itu rekan laki laki korban yang bermain dan membuat gaduh dalam kelas. 

Image result for kekerasan pada siswa

Inilah yang memicu amarah sang guru hingga memukul hampir seluruh siswa siswi di dalam ruang kelas menggunakan tangan dan batang sapu termasuk keempat siswi ini yang mendapat pukulan pada bagian tengkuknya. Akibat pukulan tersebut, leher bagian keempat siswi ini mengakibatkan luka memar. Usai kejadian yang menimpa anak mereka, orangtua siswa meminta pihak sekolah untuk mempertemukan dengan Bulu Tantu. Namun, pertemuan tersebut tidak membuahkan hasil hingga para orangtua siswi pun berinisiatif untuk melaporkannya ke polisi. 
Usai laporannya diterima, kasus tersebut kemudian dilimpahkan ke penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jeneponto. Menurut petugas SPKT Polres Jeneponto, Ipda Munir Gawi, polisi berencana akan melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan keterangan pihak sekolah dan guru, termasuk korban dan orangtua para siswi. Sementara itu, oknum guru Bulu Tantu membantah jika dirinya melakukan pemukulan dengan menggunakan sapu. 
Ia mengaku hanya memukul menggunakan tangan dan hal tersebut dilakukan lantaran siswa siswi di dalam ruang kelas membuat gaduh dengan saling lempar buku saat dirinya hendak memberikan mata pelajaran. Namun, korban mengaku tindakan kekerasan yang dilakukan oknum guru tersebut ternyata tidak sekali ini saja terjadi melainkan sudah beberapa kali dan menimpa siswa siswi lainnya. 
Para guru pun di sekolah ini sangat menyayangkan kejadian penganiayaan tersebut, baik guru dan orangtua siswi yang menjadi korban pemukulan berharap, jika terbukti bersalah, pelaku harus dikenai sanksi agar menjadi pelajaran bagi guru lainnya. 
Pihak sekolah juga berjanji akan menindak oknum guru pelaku penganiayaan serta menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke penegak hukum. Apabila terbukti berdasarkan perlindungan anak, pelaku dapat jerat dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.


Demikian informasi yang kami sampaikan . Silahkan like fanspage dan tetap kunjungi situs kami di www.kompasnesia.com. Kami akan selalu memberikan berita terbaru, terhangat, terpopuler, dan teraktual yang diperoleh dari berbagai sumber yang terpercaya. 

Terima Kasih atas kunjungan anda Semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat dan terima kasih. Untuk info terbaru lainnya silakan kunjungi laman DISINI..!
Baca juga informasi terkait di bawah yang juga sangat menarik
loading...
LIKE & SHARE

0 Response to "Pukul Murid Pakai Sapu, Guru SMP I Binamu Dipolisikan"

Posting Komentar