MINDIKBUD: MINAT BACA MASYARAKAT TERLAMBAT 5 TAHUN. "KALAU MINAT BACA RENDAH MAKA TIDAK ADA ARTINYA BUKU BANYAK"


Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy membuka secara resmi Indonesia International Book Faif (IIBF) 2016 di JCC Senayan, Jakarta. Ia mengapresiasi penyelenggaraan IIBF 2016 yang memberikan akses buku lebih terjangkau pada masyarakat.

Ia menyebut, minat baca pelajar Indonesia masih rendah. Hal tersebut juga berbanding lurus dengan rendahnya pertumbuhan literasi di Indonesia.

"Lembaga riset mengatakan, keterbacaan masyarakat terlambat lima tahun. Minat baca anak SMA kelas XII setingkat dengan SMP kelas VIII," kata Muhadjir di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (28/9).

Mendikbud mengatakan, menumbuhkan minat baca bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja. Meski ia tidak menampik, tanggung jawab Kemendikbud adalah menterbacakan masyarakat agar menjadi patner perbukuan.

Mendikbud Akan Borong Buku Malaysia di Indonesia International Book Fair 2016
foto ini diperoleh dari www.detik.com

"Kalau masyarakat minat bacanya rendah, maka tak ada artinya buku yang banyak," ujar mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Jawa Timur.


Demikian informasi yang dapat kami sampaikan yang kami lansir dari nasional.republika.co.id . Silahkan like fanspage dan tetap kunjungi situs kami di www.kompasnesia.com. Kami akan selalu memberikan berita terbaru, terhangat, terpopuler, dan teraktual yang diperoleh dari berbagai sumber yang terpercaya. 


Terima Kasih atas kunjungan anda Semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat dan terima kasih. Untuk info terbaru lainnya silakan kunjungi laman DISINI..!

Baca juga informasi terkait di bawah yang juga sangat menarik
loading...
LIKE & SHARE

0 Response to "MINDIKBUD: MINAT BACA MASYARAKAT TERLAMBAT 5 TAHUN. "KALAU MINAT BACA RENDAH MAKA TIDAK ADA ARTINYA BUKU BANYAK""

Posting Komentar