ASTAGAA... SISWA INI DIKELUARKAN HANYA KARENA HAL SEPELE INI

Gara-gara persoalan sepele, seorang siswa SMAN 2 Masamba, Eryl Hidayat (16) dikeluarkan dari sekolah. Eryl dikeluarkan dari sekolah karena kedapatan guru kesiswaan menggunakan kaos kaki warnah hitam.

SMAN 2 Masamba, Eryl Hidayat mengatakan tidak gunakan kaos kaki yang warna putih karena lagi basah. ”Ketika mengikuti mid semester mata pelajaran Bahasa Inggris. Guru Bahasa Inggris, bernama Muh Said menemukan kaos kaki warna hitam yang saya gunakan,”kata Eryl kepada Palopo Pos, Senin 26 September. Sebelum kaos kakinya diperiksa, terlebih dulu Said memeriksa rambut. Bahkan, juga memeriksa kedisiplinam siswa.

Siswa-SMAN-2

Termasuk cara berpakaian. ”Disitulah saya diketahui memakai kaos kaki hitam dan kaos kaki saya digunting,”kata ujar Eryl.
Eryl mengaku tahu jika ada aturan yang melarang siswa memakai kaos kaki hitam pada hari Senin sampai Kamis.

“Tapi hari itu saya terpaksa menggunakan kaos kaki hitam karena kaos kaki putih saya dicuci,” ujar Eril.
Kepala Dinas Pendidikan Luwu Utara, Jasrum mengaku sudah menerima laporan siswa dari orang tuanya. ”Kita tidak tahu apakah hanya persoalan kaos kaki atau ada masalah lain sehingga dikeluarkan,”kata Jasrum.

Laporan yang disampaikan belum ditindaklanjuti. Sebab masih laporan lisan. Belum dalam bentuk tertulis. Kadis Pendidikan akan memanggil kepala sekolah untuk meminta keterangan mengapa anak tersebut dikeluarkan dari sekolah. Siapa tahu ada persoalan lain, bukan hanya masalah kaos kaki hitam yang digunakan.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 2 Masamba, Muh. Said mengatakan siswa bernama Eryl ini sering melanggar. ”Siswa ini melanggar aturan utamanya yang memakai kos kaki yang tidak dibolehkan dipakai pada hari Senin sampai Kamis,”kata Said.

Menurutnya, pengguntingan kaos kaki ini sudah sering dilakukan kepada siswa yang melanggar tata tertib sekolah. Ini dilakukan untuk memberikan efek jera kepada para siswa, agar tidak lagi melakukan pelanggaran tata tertib sekolah.

Pemberian sanksi bagi siswa yang melanggar tata tertib dengan menggunting kaos kaki merupakan inisiatifnya. Sebenarnya sanksinya hanya berupa pengurangan point.
Kepala SMAN 2 Masamba, Arifin Santoso mengatakan Eryl Hidayat belum dikeluarkan secara resmi dari sekolah. Anak ini memang merupakan pindahan dari SMAN 1 Masamba. Siswa ini pindah di SMAN 2 tahun lalu, saat itu masih kelas dua.

”Sejak pindah, siswa ini banyak membuat masalah dan guru tidak dapat membina lagi,”kata Arifin. Arifin menyebut, pelanggaran Eryl bukan hanya masalah kaos kaki hitam yang digunakan. Tapi juga melakukan pelanggaran etika dengan menghina guru di facebook. Seperti kasus yang dialami siswa sebelumnya yang dikeluarkan dari sekolah.

Demikian informasi yang kami sampaikan yang kami lansir dari sulsel.fajar.co.id . Silahkan like fanspage dan tetap kunjungi situs kami di www.kompasnesia.com. Kami akan selalu memberikan berita terbaru, terhangat, terpopuler, dan teraktual yang diperoleh dari berbagai sumber yang terpercaya. 

Terima Kasih atas kunjungan anda Semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat dan terima kasih. Untuk info terbaru lainnya silakan kunjungi laman DISINI..!

Baca juga informasi terkait di bawah yang juga sangat menarik
loading...
LIKE & SHARE

1 Response to "ASTAGAA... SISWA INI DIKELUARKAN HANYA KARENA HAL SEPELE INI"

  1. Kok sepertix jangan dulu difloorkan dulu tangani dulu ke dalam prosedur jalankan baru bisa mengambil tindakan dan sy yakin sekolah punya prosedur yang sudah ditetapkan....

    BalasHapus