PGRI DESAK PEMERINTAH UNTUK SEGERA RANCANG UU PERLINDUNGAN GURU


Pengurus Besar PGRI (PB PGRI) mengutuk keras aksi kekerasan yang menimpa guru. Nahasnya, aksi kekerasan ini bukan sekali dua, bahkan kerap kali.

"Kami mencatat, dalam kurun lima tahun terakhir mencapai ratusan kasus," kata Plt Ketua Umum PGRI Unifah Rasyidi PGRI dalam presss confrence bersama awak media di Gedung Tengku Mahratu, Selasa (23/8/2016).


Tampak hadir dalam acara tersebut Sekjen PB PGRI, Ketua PGRI Riau Dr H Syahril SPd MM, Ketua PGRI Siak Lukman SSos MPd, dan anggota PB PGRI. Menurut Unifah, dari ratusan kasus itu, dinilainya masih banyak. Sebab, jumlah itu yang terlapor, sementara ada yang tak terlapor.

Dia juga mengatakan, kasus kekerasan guru umumnya terjadi di desa-desa yang penyelesaianya secara damai. Guru-guru kerap kali mengalami kekerasan dalam menjalankan tugasnya.

Kekerasan terhadap guru ini, lanjut dia, bukan tak dilakukan advokasi oleh PB. Bahkan, PB memiliki lembaga khusus tak hanya melakukan kajian namun juga advokasi pada guru. "Kami memiliki LBH bagi para guru," katanya.

Unifah juga menyoroti kasus kekerasa guru yang terjadi di Makassar, Bandung dan Majelengka, dan Bandung. Kasus ini sudah ditangani oleh pihak berwajib.

Bahkan, kasus di Majelengka, terkait guru yang memperingati muridnya untuk memotong rambut tak diindahkan. Oleh guru rambut muridnya itu dipotong. Tiba-tiba orang tuanya ikut memotong rambut dan melakukan kekerasan pada guru.

Kasus ini di pengadilan menang, namun ditingkat kasasi, guru tersebut dikenkan hukuman satu tahun. Saat diajukan ke MA, akhirnya MA memutuskan bebas murni. Artinya, guru tersebut dibebaskan tanpa ada hukuman.

Lalu keputusan MA ini dijadikan yurepudensi terhadap guru agar saat menjalankan tugasnya tidak dikenakan sanksi hukuman jika dia memberikan sanksi pada murid.

Maraknya kasus kekerasan yang menimpa guru, membuat PB PGRI mendesak pemerintah membuat UU pelrindungan guru. PGRI telah berpengalaman 12 tahun dalam mengawal UU guru dan dosen. "Penting UU perlindungan guru," katanya.

Selain itu, dia juga meminta Mendilkbud membuat SOP perlindungan bagi guru. Hal itu agar guru dilindungi disekolah. "Jadi, ada semacam short cut, petunjuk operasional guru di sekolah," ujar dia.

Semuanya (SOP) ini nantinya, katanya lagi, dibuatkan kesepakatannya, yakni antara sekolah, guru dan orangtua. Jika ada hal-hal pelanggaran disiplin, timpalnya, harus diselesaikan dengan musyawarah.

Sementara di Riau sendiri, catatan PGRI Riau, pada kurun waktu 2015-2016, terdapat sembilan kasus yang tersebar di kabupaten/kota di Riau. Kasus ini sudah diselesaikan dalam proses hukum.

Ketua PGRI Riau Dr H Syahril SPd MM mengharapkan ada perlindungan terhadap guru. "Guru merupakan tenaga pendidik untuk mencerdaskan bangsa," kata Syahril.

"Tapi ada perlakuan tidak baik. Kami harap ada draf khusus mengenai perlindungan guru."

Ia justru merasa  prihatin adanya kekerasan di sekolah. Kekerasan terhadap guru, sambungnya tidak pantas dilakukan. Guru merupakan pembentuk karakter siswa menjadi lebih baik. "Tenaga pendidik merupakan ujung tombak dalam mencerdaskan bangsa," jelasnya.

Senada, Ketua PGRI Siak Lukman SSos MPd menambahkan, kasus kekerasan guru di Siak belum terjadi. Bahkan, diharpakan jangan sampai terjadi.

Adapun kasus yang terjadi adalah penjaga sekolah. Dia melakukan tindakan negatif berupa pencurian. Pihaknya sendiri mewanti-wanti agar kasus kekerasan guru jangan sampai terjadi. Dalam pencegahan ini, baik guru dibekali dengan sikap dan prilaku baik.

Kepala SMAN 1 Siak, Wildan S.Ag mengaku  prihatin adanya kekerasan di sekolah.  Kekerasan terhadap guru, sambungnya tidak pantas dilakukan. "Guru merupakan pembentuk karakter siswa  menjadi lebih baik. Tenaga pendidik merupakan ujung tombak dalam mencerdaskan bangsa," jelasnya.


Demikian informasi yang kami sampaikan . Silahkan like fanspage dan tetap kunjungi situs kami di www.kompasnesia.com. Kami akan selalu memberikan berita terbaru, terhangat, terpopuler, dan teraktual yang diperoleh dari berbagai sumber yang terpercaya. 


Terima Kasih atas kunjungan anda Semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat dan terima kasih. Untuk info terbaru lainnya silakan kunjungi laman DISINI..!

loading...
LIKE & SHARE

0 Response to "PGRI DESAK PEMERINTAH UNTUK SEGERA RANCANG UU PERLINDUNGAN GURU"

Posting Komentar