DI TANBU SEMUA SEKOLAH DUKUNG MASUK 5 HARI SEKOLAH

Sejak 18 Juli 2016, seluruh sekolah di Kabupaten Tanbu memberlakukan sekolah 5 hari. Aturan baru tersebut tercantum dalam Surat Edaran (SE) Bupati Tanbu Mardani H Maming nomor : 188.46/272/Disdik/2016.

 Kepala Dinas Pendidikan Tanbu Ir Sartono melalui sekretaris dinas Abdul Latif mengatakan semua sekolah, baik negeri maupun swasta yang ada di Kabupaten Tanbu sudah melaksanakan SE tersebut. “Sampai saat ini mereka mendukung kebijakan bapak bupati. Ini pertama di Kalsel, kalau di Jawa sudah lama dilaksanakan,” jelas Abdul Latif, kepada Radar Banjarmasin, kemarin.


 Meski begitu, sesuai dengan kurikulum memang ada jam pelajaran yang harus dipenuhi minimal 38 jam dalam seminggu. “Maksimal bisa menambah sampai 4 jam pelajaran,” katanya.

 Diakuinya, dalam setiap kebijakan pasti akan menimbulkan pro dan kontra, namun kalau ada dampak negatif secara signifikan akan dikaji ulang, terutama sekolah yang kekurangan ruangan. “Positif negatif pasti ada dalam setiap munculnya kebijakan baru. Kami akan tetap mengkaji setelah 6 bulan masa percobaan,” ujar Abdul Latif.

 Bupati Tanbu Mardani H Maming meminta untuk mendata kekurangan ruangan yang ada di Kabupaten Tanbu agar tidak menghambat proses belajar mengajar di sekolah tersebut. “Kalau ruangan kurang akan mengganggu proses belajar mengajar karena sekolah akan memberlakukan sekolah pagi-siang dan siang-sore,” tuturnya.

 Salah satu sekolah yang mendukung SE Bupati Tanbu itu adalah Sekolah Yayasan Pendidikan Islam Syarif Abbas yang berada di Jalan Sampurna Desa Barokah Kecamatan Simpang Empat.

 Melalui kepala sekolahnya Hj Syarifah Andi Fauziah S.Pdi mengatakan, pihaknya tetap mendukung SE Bupati Tanbu. Namun, sejak tahun 2013/2014, sekolah ini sudah menerapkan sekolah lima hari, mulai Senin sampai Jumat saja. “Sejak empat tahun yang lalu yayasan memberlakukan sekolah lima hari,” ujar Hj Syarifah, kepada Radar Banjarmasin, kemarin.

Meski lima hari sekolah, namun jam pelajaran tidak sama seperti sekolah lain. Di yayasan ini jam belajar lebih banyak. “Supaya mereka tidak ketinggalan belajarnya, sehingga kami menambah jam pelajaran,” sebutnya.

Untuk TK, pada hari Senin sampai Jumat mulai masuk pukul 08.00 Wita dan pulang pukul 11.30 Wita. Sedangkan untuk SD, pada hari Senin sampai Kamis masuk pukul 08.00 Wita pulang pukul 14.30 Wita. Kalau hari Jumat masuk pukul 08.00 Wita dan pulangnya pukul 11.30 Wita, kemudian turun lagi pukul 14.00 Wita sampai pukul 17.00 Wita. Kegiatan tambahan berupa ekstrakurikuler seperti maulid habsyi, rebbana, drumband, pidato, tartil quran, trilawah, puisi, pramuka dan menari. “Tergantung bakat anaknya seperti apa tinggal mereka yang memilih,” terang Hj Syarifah.


Terima kasih karena telah mengunjungi laman kami dan semoga informasi yang diperoleh bermanfaat. Tolong bantu share YAA...
loading...
LIKE & SHARE

0 Response to "DI TANBU SEMUA SEKOLAH DUKUNG MASUK 5 HARI SEKOLAH"

Posting Komentar